HILANG




 IDE_ Sudah beberapa bulan ini saya off dari blog. mungkin masih menulis satu dan dua artikel disebagian blog yang lain. namun untuk blog IDE baru bisa saya menulis di saat ini.

Ada beberapa artikel saya di dalam blog ini yang sempat tertunda untuk bisa saya publikasikan. Namun lagi dan lagi ternyata di beberapa bulan ini saya mengalami beberapa permasalahan yang membuat saya harus berpikir ulang lagi untuk dapat mempostingnya. 

Mengenai permasalahan tersebut. Dikatakan cukup hektik, tapi bagi saya bisa diselesaikan dengan baik. Dikatakan cukup fantastis tapi menurut saya ini merupakan refleksi dari cara mereka mengungkapkan kegagalan. Karena bagi saya permasalahan tersebut tidak untuk menghabiskan banyak waktu. Selama semua adalah tentang pekerjaan maka itu tidak masalah. Saya akan abaikan apa yang menurut saya memang seharusnya diabaikan. Karena cukuplah kita tahu bahwa tidak semua hal harus menetap disana. Walau ada hal lain yang tetap menetap, yang lebih membuat saya rasanya belum rela dari semua masalah dan ujian yang pernah ada. Semua hal bisa ditanggalkan, namun tidak  semua hal memiliki waktu dan kesempatan yang sama dengan sebelumnya. Hal yang belum bisa saya tanggalkan Itu adalah Berpulangnya beliau untuk selamanya.

Kehilangan seseorang yang paling kita sayang adalah ujian yang tidak pernah terbayang akan hadir saat ini dan detik ini. Keadaan ini cukup berat bagi saya dibandingkan dengan hal apapun. Waktu bisa ditunggu, materi bisa dicari, kesempatan masih bisa dikejar. Namun kehilangan untuk selamanya orang yang paling kita sayangi adalah satu hal terberat yang membuat hati dan pikiran saya tidak bisa diajak berbicara lagi. Bukan karena terlalu berlebihan,Namun kehilangan untuk selamanya dan bertemu di lain waktu dalam suatu kesempatan yang tidak pernah kita bisa pastikan waktunya adalah kehilangan sekaligus perpisahan yang tidak bisa diobati dengan hal apapun, kecuali menyadari bahwa semua milik Tuhan. 

Perjuangan, kekuatan, dan pengorbanan beliau adalah alasan terbesar saya mengapa begitu kehilangan. Tidak ada kata yang bisa mengungkapkan bagaimana rasa sedihnya saya harus kehilangan beliau yang paling saya sayangi. 

Tapi dari itu semua, ada satu hal dari keinginan beliau untuk bisa saya melakukannya. Saya berharap semoga di tahun ini saya dapat segera menyelesaikan apa yang sudah dimulai dan menjalankan dengan sebaiknya. 

menguatkan dan menyembuhkan diri saat ini adalah pernyataan besar yang harus saya lakukan. Tanah basah diguyur hujan berintik disore itu, juga rumah yang tak pernah  sepi hingga hari ini karena saudara yang datang untuk membahagiakan. Adalah obat sekaligus rasa dalam yang  harus bisa ditelan dalam waktu yang bersamaan. Namun dalam keadaan apapun, saya selalu percaya bahwa beliau bahagia disana dan karena nya itu juga saya harus Bahagia. Berdoa tentu selalu, namun saat ini berusaha mencapai apa yang beliau inginkan adalah cita-cita yang saat ini harus saya capai ( Semoga Allah mudahkan ๐Ÿคฒ).

Bagi kalian, semoga kalian terus bersama orang yang paling kalian sayangi. Walaupun segalanya sudah tergaris dalam tangan-Nya. Namun semoga doa panjang oleh kalian  bisa menjadi alasan besar untuk terus melihat kebahagiaan orang yang disayangi lebih lamaa lagi. Sehingga jika suatu ketika masa itu terjadi, rasa kehilangan itu berhenti untuk menciptakan rasa syukur. Rasa yang bukan untuk membuat kita merasa tersudahi. Namun rasa syukur itu  lebih karena telah memberikan yang terbaik kepada mereka. Hal ini Karena kehilangan untuk selamanya orang yang kita sayangi adalah satu hal besar yang tidak bisa kita kebalikan apalagi gulir ulang dalam momen dan kesempatan sama. Semoga kita semua diberikan kebahagian dalam setiap hal dengan mereka yang tersayang dan untuk Selalu Bahagia bersama mereka, aammin ya Rabbal'alamiin๐Ÿ’•.


Comments